Hacker adalah
orang yang mempelajari, menganalisa, memproses, dan selanjutnya jika ia
menginginkannya dia bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan dapat mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah
perangkat seperti perangkat lunak komputer ataupun perangkat keras komputer
seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan.
Dengan kata lain hacker rata2 sering menggunakan kemampuaannya untuk melakukan
cybercrime hanya untuk dapat menguntungkan dirinya sendiri.
Istilah hacker komputer pertama muncul
di pertengahan tahun 1960-an. Awalnya Seorang hacker adalah seorang. Hacker
visioner yang bisa melihat cara-cara baru untuk menggunakan komputer, membuat
program yang tidak ada orang lain yang bisa gunakan. Mereka adalah pelopor
industri komputer, mulai dari aplikasi kecil untuk sistem operasi hingga ke
aplikasi2 esar yang saat ini digunakan. Dalam pengertian ini, orang-orang seperti
Bill Gates, Steve Jobs dan Steve Wozniak ,semuanya adalah hacke, mereka dapat
melihat potensi apa yang komputer bisa melakukan dan menciptakan cara-cara
untuk mencapai potensi itu.
Istilah istilah yang digunakan para
hacker untuk meneyerang korbannya
#DoS
Denial Of
Service Attack adalah Serangan yang dilakukan dengan cara mengirimkan paket
sampah (serupa Dengan ping ‐ s 65000). Hasil Dari serangan ini adalah terhentinya
layanan server (server down), dikarenakan bandwidth penuh. Serangan Ini juga
mengakibatkan backbone dimana server induk menjadi macet, bahkan pelayanan
menjadi terhenti sama sekali.
#Defacing
Jenis Serangan
ini, adalah dengan mengganti halaman depan suatu situs, atau dengan mengganti isi,
baik sebagian atau keseluruhan dengan halaman buatan si penyusup.
#Spoofing
Serangan Ini
dilakukan dengan cara pengalihan alamat IP Dari suatu situs ke alamat yang dikehendaki
oleh si penyusup.Biasanya Pengalihan dilakukan kesitusporno. Model Serangan jenis
ini biasanya dilakukan pada situs ‐ Situs pemerintah atau institusi lainya,
sebagai bentuk protes.
#Carding
Serangan Ini
biasanya dilakukan oleh para ‘pencuri’ Kartu kredit, dengan tujuan bisa mendapatkan
nomor kartu kredit secara tidak syah. Biasanya Dilakukan dengan cara:
* Database exploit:
Pencurian Database
suatu situs e ‐ commerce, sehingga bisa mendapatkan banyak nomor kartu kredit dengan ‘Cuma
‐ cuma’.
* Spoofing:
Pengalihan alamat
suatu situs e ‐ Commerce menuju alamat situs dari carder, sehingga terjadi transaksi ‘palsu’.
* Pembuatan Situs
palsu:
modus ini dilakukan
dengan cara membuat situs e ‐ Commerce palsu. Sehingga Pada saat terjadi ‘transaksi
fiktif’, nomor kartu dan validasi dari pemilik asli bisa didapatkan dengan mudah.
* Kerja sama
orang dalam:
Cara Ini biasa
digunakan di hotel ‐ Hotel atau di restoran dan toko ‐ Toko yang memberikan layanan kartu kredit
dalam pembayaran produknya atau jasa yang mereka berikan.
* Menggunakan
keylogger:
Cara Ini biasa
terjadi di warnet atau pada layanan internet umum lainnya. Bisa Dilakukan oleh orang
dalam maupun sesama pengunjung sendiri. Dengan Cara menanamkan program logger pada
PC sasaran. Sehingga, Bilamana terjadi transaksi online, nomor kartu dan kata sandi
(password) Akan tercatat secara otomatis pada masing ‐ Masing PC.
#Root
Compromise Metode
Ini merupakan metode teknis penyusupan yang tertinggi dibandingkan
metode lainnya.
Karena Menuntut pengetahuan (skill), Kesabaran dan profesionalisme yang tinggi.
Sehingga Hanya bisa dilakukan oleh hacker atau cracker profesional. Beberapa
Jenis Serangan Hacker akses jaringan / Internet 24 jam, beraneka PC Dengan sistem
operasi yang berbeda, dan pengetahuan pemrograman serta keuletan yang tinggi. Hasil
Dari root compromise ini adalah, si penyusup mendapatkan akses tertinggi atas sistem
yang dikerjai. Dengan demikian, penyusup bisa melakukan apapun, termasuk di antaranya:
menyalin data penting, mengganti password sampai dengan menghancurkan sistem.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar